Dugaan Maraknya Penyerobotan Lahan Direspon DPRD Samosir

DPRD Samosir bertemu dengan masyarakat yang menjadi korban oknum mafia tanah

Samosir (OGENews.com)- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Samosir melalui Wakil Ketua DPRD, Nasib Simbolon siap memfasilitasi masyarakat Marga Sihaloho di Desa Siopat Sosor dengan Pemerintah Kabupaten Samosir atas pembangunan Wisma Sihaloho di kawasan Perkantoran Parbaba.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Samosir, Nasib Simbolon dihadapan perwakilan masyarakat Sihaloho dalam diskusi diruang DPRD Samosir, Selasa(24/5/2022) kemarin.

“Sepanjang ada dokumen atau kesepakatan antara masyarakat dan pemerintah tentang pembangunan Wisma Marga Sihaloho saat penyerahaan hibah kepada Pemkab Samosir, maka kami dari DPRD siap memfasilitasinya,” kata Nasib didampingi oleh anggota DPRD Samosir, Polma H Gurning dan Maringan Naibaho.

Dalam diskusi itu, akan digelar RDP lanjutan dengan menghadirkan Pemerintah Kabupaten Samosir, mulai dari pemerintah tingkat desa, kecamatan dan kabupaten hingga pihak kepolisian dan BPN terkait dugaan maraknya penyerobotan lahan oleh oknum mafia tanah.

Baca juga:  99 Pelajar Ikut Demo BBM Masih Diamankan

Lalu, persoalan tapal batas desa antara Desa Siopat Sosor dengan Desa Parbaba Dolok serta Desa Lumban Suhi Dolok yang berada di Kecamatan Pangururan harus segera ditetapkan, sehingga masyarakat yang mengalami penyerobotan lahan bisa menentukan batas batas tanahnya untuk keperluan adminitrasi pembuatan sertifikat tanah.

Lebih lanjut, DPRD Samosir juga mendengar beberapa polemik tanah yang terjadi di Desa Lumban Suhi Dolok yang diduga diserobot oleh mafia tanah seluas 4 ha. Tanah milik Jons Arifin Turnip di Desa Lumban Suhi Dolok seluas 7 ha, diduga diserobot oleh oknum mafia tanah seluas 4 ha dan diduga bekerjasama dengan pihak oknum pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Samosir.

Baca juga:  AKBP Jose DC: Batubara Harus Bersih Dari Judi

Oleh karena itu, Nasib menerangkan, DPRD Samosir akan menjalankan fungsinya sebagai pengawas dan fasilitator antara masyarakat dengan pemerintah dan berharap masyarakat yang datang diskusi saat ini bisa menyiapkan semua dokuman yang otentik untuk disiapkan dalam RDP yang rencananya digelar pada awal Juni mendatang.

Sementara itu, Kingkong Sihaloho salah satu tokoh marga Sihaloho menyampaikan, ia sangat berharap DPRD Samosir bisa membela masyarakat yang mengalami penyerobotan lahan dan berharap tuntutan masyarakat bisa direalisasi dengan baik oleh Pemerintah Kabupaten Samosir. (red)