Dibawah Ancaman Pembunuhan, Bunga Pasrah ‘Ditindih’ Kekasihnya Sendiri

MEDAN-OGENews.com-Bunga (bukan nama sebenarnya) hanya bisa pasrah saat kekasihnya berinisial RGB memaksanya berhubungan seks, didalam kamar kost temannya sendiri di Jalan Delitua, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (25/6/2022).

“Dia membuka celanaku dengan paksa,”kata Bunga, kepada petugas.

Padahal, sambung dia, dirinya pada saat itu baru saja selesai makan siang. “Siap makan, dia (pelaku) merayu dan membujukku, tetapi aku menolaknya. Dia terus memaksa bahkan mengancam untuk membunuhku jika melawan. Aku tak bisa berbuat banyak, karena tenanganya juga jauh lebih kuat dari tenagaku,”ujarnya.

Akhirnya, masih kata dia, RGB berhasil membuka dan menurunkan celananya hingga melorot. Setelah celananya terbuka, pelaku langsung menghujamkan benda tumpul miliknya ke arah kemaluan korban. “Setelah celanaku terbuka, dia langsung menindihku dan memasukkan ‘anu’ nya ke dalam anuku. Saat itu aku hanya bisa menangis dan meronta, tetapi tangan dan tenaga RGB sangat kuat,”sebutnya.

Baca juga:  Ditpamobvit Baharkam Polri Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Delegasi KTT G20

Dengan deraian air mata, Bunga menceritakan awal mula dari kejadian itu. Pagi sebeum kejadian, korban bersama kakaknya berangkat ke salah satu perusahaan meubel untuk di interview menjadi salah satu karyawan di perusahaan tersebut. Namun, kakak korban hanya mengantarkan saja dan selanjutnya berjanji akan menjemputnya setelah proses interview nya selesai.

“Niatnya, aku mau kerja di salah satu perusahaan meubel pak, sehingga kakak mengantarkanku ke kantor perusahaan itu. Setelah itu kakak pergi dan janji akan jemput aku kembali setelah interview selesai. Tetapi, karena sampai siang kakak belum datang, aku meminta dia (RGB) datang untuk menjemput,”ungkapnya dihadapan petugas.

Tetapi, masih kata dia, setelah dijemput, pelaku langsung membawa aku ke kamar kost temannya. Pada saat itu, teman-teman pelaku masih ramai di dalam kamar, namun setelah selesai makan, semua teman-teman pelaku langsung perhi hingga yang tinggal didalam kamar tersebut hanya pelaku dan korban saja.

Baca juga:  Menang 5 Gol Lawan Myanmar, Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF U-19

“Saat aku dibawa ke kamar kos kawannya itu memang sudah disiapkan makananku disana. Nah, setelah aku siap makan, teman-teman pelaku langsung kelur dan pelaku langsung menutup dan mengunci pintu kamar kawannya itu,”terangnya.

Setelah mengunci kamar, lanjut dia, pelaku langsung menggerayangi tubuhnya, menciuminya meskipun dia meronta. “Setelah kamar terkunci, dia (RGB) langsung menggerayangiku seperti kerasukan setan. Meremas buah dadaku, mencium hingga membuka celanaku dengan paksa,”uapnya.

Memang, pelaku hanya membuka celana korban saja, sedangkan bajuya tidak dibuka. Yang pasti, setelah pelaku berhasil melampiaskan nafsunya, korban akhirnya disuruh pulang dibawah ancaman pembunuhan.

“Dia mengancam akan membunuhku kalau aku melaporkan kejadian itu kepada keluargaku,”beber bunga dengan berurai air mata.

Baca juga:  Polrestabes Medan Ungkap 33 Kasus dan Mengamankan 48 tersangka 2 Pelaku Jambret Di Tembak Mati

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol T Fathir Mustafa belum bisa dikonfirmasi terkait dengan laporan korban ke Polrestabes Medan.Akbar