Sadis! Leher Kekasihnya Digorok Kemaluanya Disodok Pakai Ranting Kayu 

MEDAN-OGENews.com-Dibakar api cemburu, LS (27) warga Jalan Pdt Wismar Saragih, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar nekat membunuh kekasihnya dengan cara sadis.

Ironisnya, pelaku menggorok leher korban lalu menusuk kemaluannya dengan ranting kayu setelah dicekek hingga tak bernafas.

Pembunuhan itu terjadi di pemandian pulau Sibatu-batu (Pulbat), Jalan Sibatu-batu, Kelurahan Bahsorma, Kecamatan Siantar Sitalasari. Pelaku tidak sanggup melihat kekasihnya bermesraan dengan pria lain di kamar kostnya di Jalan Rondahaim, Kelurahan Tanjung Pinggir.

Kebetulan, kamar kost pelaku dengan kekasihnya bersebelahan, ketika itu pelaku mendengar adanya suara desahan dari kamar kekasihnya seperti sedang bercinta.

Pelaku pun cemburu sambil menangis mendengar desahan kekasihnya malam itu. Apalagi setelah matahari terbit, korban dan pria yang diduganya selingkuhan kekasihnya itu pergi bersama untuk membeli sarapan dan kembali lagi ke makar kosnya pada pukul 12.00 WIB.

Baca juga:  Polres Pematangsiantar Tingkatkan Pengawasan Distribusi Minyak Goreng

Beberapa saat kemudian, korban mengajak pelaku untuk pergi mandi-mandi di lokasi pemandian pulau Sibatu-batu (Pulbat), Jalan Sibatu-batu, Kelurahan Bahsorma, Kecamatan Siantar Sitalasari dengan mengendarai angkutan umum.

Setibanya di lokasi, pelaku pun bertanya kepada kekasihnya perihal hubungan mereka yang sudah berjalan lebih dari setahun.

Tetapi, bukannya penjelasan yang didapat pelaku, korban malah memaki pelaku dengan kata-kata kotor. Mendengar itu, pelaku pun mulai naik pitam dan LS langsung berdiri lalu menjambak rambut korban.

Gantian, korban yang mendapat perlakuan kasar dari kekasihnya menjambak rambut pelaku serta mengigit ibu jarinya. Karena ada perlawanan, pelaku mencoba melepaskan gigitan korban. Setelah lepas, pelaku mencekik korban hingga korban lemas dan tergeletak di tanah.

Baca juga:  Gedung Ditreskrimsus Terbakar, Poldasu : Korsleting

Setelah itu, pelaku mengambil pisau cutter dari dalam tas yang sudah di siapkannya kemudian menyayat leher korban dengan pisau tersebut sebanyak 3 kali hingga pisau tersebut putus.

Tak puas sampai disitu, pelaku kemudian membuka baju warga Bangun Raya Kecamatan Raya Kahean Kabupaten Simalungun itu dan mengambil kayu lalu menyumpal mulut korban dengan bajunya (korban). Sadisnya, pelaku kemudian mengambil ranting kayu untuk menyumpal hidungnya (korban) lalu menusukkan ranting kayu lainnya di kemaluan korban.

Setelah memastikan korban tak bernyawa lagu, pelaku kemudian menutupi tubuh korban dengan dedaunan lalu pergi meninggalkan lokasi dan pergi ke Kota Pematangsiantar.

Ditempat ini, pelaku mulai kebingungan dan resah serta dihantui rasa takut dan kesalahannya. Pada pukul 23.00 WIB pelaku menyerahkan diri Mapolsek Martoba dan menceritakan kepada personel jaga apa yang telah dia lakukan.

Baca juga:  Lagi Lagi, Timnas Indonesia Tak Berkutik Lawan Vietnam

Mendengar pengakuan pelaku, anggota Polsek melaporkan hal tersebut kepada atasannya dan berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Siantar.

Malam itu juga, Sat Reskrim dan Polsek Martoba melakukan pengecekan di lokasi kejadian pembunuhan di Siantar ini serta mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan otopsi

Kasat Reskrim Polres Siantar, AKP Banuara Manurung membenarkan kejadian tersebut dan masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. Hal sedanada juga disampaikan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi.”Masih dalam lidik ya bro, kita tunggu hasil pemeriksaan lanjut,”pungkasnya.Akbar