Tangis Putri Bungsu Boru Simanjuntak : Kenapa Ikut Nyawa Mamakku Diambil

Jenazah Boru Simanjuntak yang diduga meninggal dunia dirampok dan dibunuh, jenazahnya ditemukan di Aek Latong, Sipirok

Tarutung (OGENews.com)- Tangisnya pecah dan air matanya terus mengalir saat meminta pelaku pembunuhan ibu kandungnya harus ditangkap.

“Umakkuuu, udah pulang aku mak, bangunlah mak, makan dulu kita mak,
kalau ada apa apa langsung pulangnya aku mak, kenapa tidak nunggu dulu sih mak? accitan doho mak? orangnya jahat ya maeee, didia do na accit i mak, dingin ya mak?? maaaaaaeeee,” kata Rita Sitohang putri bungsu dari boru Simanjuntak atau yang dikenal dengan nama Mak Rejoel yang meninggal dunia diduga dirampok dan dibunuh beberapa waktu lalu.

Rita yang merupakan alumni SMUN Tarutung Tahun 2003 ini berharap pelakunya harus ditangkap dan dihukum setimpalnya “Pelakunya harus ditangkap, kenapa ikut nyawa mamak saya diambil, ambil saja perhiasannya,” tambah Rita.

Baca juga:  Tambang Emas Ilegal di Madina Sepakat Diberantas

Informasi yang dihimpun dari pihak keluarga korban, Kepolisian Polres Tapanuli Utara dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara hingga Polres Tapanuli Selatan diharapkan bisa bekerja sama mengungkap para pelaku yang sudah sering melakukan aksinya, dengan menyasar para orang tua lansia. Para pelaku terkenal sadis dan tidak segan membunuh para korbannya.

Sebelumnya, seorang ibu boru Simanjuntak atau yang dikenal dengan nama Mak Rejoel hilang di areal Pasar Tradisional Tarutung saat berbelanja sejak Sabtu (23/7/2022).

Sehari setelah hilang di Taput, ibu tersebut ditemukan sudah meninggal dunia di kawasan Aek Latong, Sipirok, Tapanuli Selatan.

Kasubag Humas Polres Taput, W Barimbing saat dihubungi OGENews.com, Selasa (26/7/2022) menyampaikan, proses penyelidikan terhadap peristiwa penemuan jenazah boru Simanjuntak di Aek Latong dilakukan oleh Polres Tapanuli Selatan.

Baca juga:  Sertijab 6 Kapolres dan 3 Pejabat Utama, Kapolda Sumut: Jaga Integritas

“Penyelidikan dilakukan oleh Polres Tapsel dan kami sudah berkordinasi untuk membantu mengungkap dugaan pembunuhan ini,” kata Barimbing.

Perihal hasil utopsi, Barimbing menerangkan, semua berkas korban berada di Polres Tapanuli Selatan dan pihak kepolisian Polres Tapanuli Selatan sudah menyerahkan jenajah korban kepada pihak keluarga di Sipoholon, Tapanuli Utara. (red)